Rindu yang tak bertuan

Ayah ingatan ini semakin buram Bahkan kenangan indah kita perlahan menghilang Ayah… aku sudah beranjak dewasa apakah engkau disana baik-baik saja? Yah” Lihatlah putri kecilmu Yang sekarang menjadi gadis yang tangguh Diselah keheningan ini, aku rindu aku sendiri Menatap bayanganmu, lalu bercerita Tak sadar air mata ini mengalir Yah” Aku rindu panggilan itu kata ituContinue reading “Rindu yang tak bertuan”

Design a site like this with WordPress.com
Get started